Teknologi

Google Luncurkan Gemini 4 Carbon, Model AI Canggih yang Aksesnya Sengaja Dibatasi

×

Google Luncurkan Gemini 4 Carbon, Model AI Canggih yang Aksesnya Sengaja Dibatasi

Sebarkan artikel ini

JAKARTA,KHABARNET – Google resmi mengumumkan kehadiran model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Gemini 4 Carbon. Model AI ini dirancang khusus untuk menangani berbagai tugas rekayasa perangkat lunak dan coding yang kompleks, bekerja secara mandiri, hingga membantu mendeteksi serta memulihkan kerentanan keamanan siber.

Meskipun membawa terobosan besar, Google memutuskan untuk membatasi akses penggunaan Gemini 4 Carbon dan belum menyediakannya secara umum bagi publik. Langkah ini diambil karena kemampuan model dalam menganalisis dan mendeteksi celah keamanan siber dinilai sangat ampuh, sehingga berisiko tinggi jika jatuh ke tangan yang salah atau disalahgunakan.

Screenshot-2026-08-29-061310

Gemini 4 Carbon menyusul peluncuran Gemini 4 Argon yang diperkenalkan sebelumnya. Model Carbon ini dirancang untuk menyelesaikan rangkaian pekerjaan teknis bertahap tanpa perlu arahan konstan. Dalam pengujian internal Google, tim teknis mengamati Gemini 4 Carbon bekerja secara mandiri selama berhari-hari untuk menelusuri penyebab bug, menganalisis kode, hingga menyiapkan perbaikan.

Pada sektor keamanan siber, pengujian internal Google menunjukkan performa impresif Gemini 4 Carbon di beberapa instrumen tolok ukur (benchmark), antara lain:

  • SEC-bench Pro: 88,2%

  • CWE-bench: 71%

  • ExploitGym: 54,8%

Untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan, Google memprioritaskan akses awal bagi para profesional di bidang pertahanan keamanan siber. Akses ini nantinya akan diperluas secara bertahap kepada mitra tepercaya melalui Fairwind Program. Google juga telah menjalani proses pengujian sukarela bersama pemerintah Amerika Serikat serta memperkuat perlindungan internal, seperti pencegahan prompt injection dan instruksi berbahaya.

Mengenai biaya, Google menetapkan harga penggunaan pemrosesan pemodelan sebesar USD 2 per satu juta token input dan USD 10 per satu juta token output. Biaya ini ditujukan bagi akses pemrosesan API/layanan model AI dan bukan merupakan paket berlangganan aplikasi Gemini biasa. Google berencana membuka akses ke lebih banyak pengembang dan perusahaan di masa mendatang, namun belum mengumumkan tanggal pasti ketersediaannya secara umum, termasuk di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whats-App-Image-2026-10-19-at-09-46-19