Teknologi

Jurus Komdigi Dorong Indonesia Jadi Pemain Kunci Rantai Pasok AI Global

×

Jurus Komdigi Dorong Indonesia Jadi Pemain Kunci Rantai Pasok AI Global

Sebarkan artikel ini

JAKARTA,Khabarnet.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan posisi Indonesia dalam persaingan teknologi Artificial Intelligence (AI) di tingkat global. Saat ini, Indonesia berada pada kategori negara middle power dan less power yang cenderung masih menjadi target pasar bagi perkembangan teknologi tersebut.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyampaikan bahwa negara-negara middle power tengah berpacu untuk dapat masuk ke dalam rantai pasok global (global supply chain) industri AI. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk bertransformasi dari sekadar konsumen menjadi pemain strategis.

Screenshot-2026-08-29-061310

“Teknologi baru dikenalkan ke negara middle power juga terjadi pergulatan. Bagaimana mereka berpacu dalam teknologi ini dan saya melihat mereka mencoba masuk ke dalam global supply chain dalam industri AI,” ujar Nezar dalam acara Road to CNBC Indonesia Awards 2026 ‘Best AI Ecosystem’, Jumat (30/10/2026).

Nezar menjelaskan bahwa Indonesia memiliki keunggulan kompetitif sebagai negara terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan populasi mendekati 300 juta jiwa. Jumlah penduduk yang besar ini menjadi modal penting dalam memperkuat posisi daya tawar Indonesia di ranah global.

Untuk mendukung terciptanya ekosistem fullstack AI—mulai dari lapisan basis infrastruktur, produksi cip, hingga platform dan aplikasi—pemerintah berkomitmen memperkuat infrastruktur pendukung. Langkah ini mencakup penyediaan sumber daya energi guna menopang pusat data (data center) serta industri semikonduktor.

Selain potensi pasar dan energi, Indonesia juga didukung oleh kekayaan sumber daya alam berupa mineral kritis (critical minerals), seperti nikel, bauksit, hingga pasir silika. Komponen-komponen tersebut dinilai sangat vital dalam mendukung industri manufaktur teknologi AI global.

“Paling tidak kita menjadi bagian AI global supply chain. Kita harus menempati posisi strategis,” tegas Nezar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whats-App-Image-2026-10-19-at-09-46-19