Berita

Pemkot Bekasi Dorong Ekosistem Investasi Terbuka Lewat Ajang BIG 2026 dan Platform Digital

×

Pemkot Bekasi Dorong Ekosistem Investasi Terbuka Lewat Ajang BIG 2026 dan Platform Digital

Sebarkan artikel ini
Pakuwon Mall Bekasi (18/10/2026). FOTO ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

KOTA BEKASI,KHABARNET – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan daerah serta memenuhi kebutuhan masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui upaya nyata menciptakan ekosistem investasi yang lebih terbuka dan kolaboratif agar dapat berjalan beriringan dengan dinamika dunia usaha.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menjelaskan bahwa salah satu gagasan strategis pemerintah daerah diwujudkan melalui penyelenggaraan ajang Bekasi Investment Gathering (BIG) 2026 yang dihelat di Pakuwon Mall Bekasi. Melalui kegiatan ini, Pemkot Bekasi juga secara resmi memperkenalkan platform digital Sistem Bantuan Layanan Izin, Investasi dan Kemitraan Rencana Usaha (Si Balai Keren) secara lebih luas kepada para pelaku usaha.

Screenshot-2026-08-29-061310

“Melalui BIG 2026 dan Si Balai Keren, Pemerintah Kota Bekasi mendorong terbentuknya ekosistem investasi yang lebih terbuka dan kolaboratif,” ujar Tri Adhianto di Bekasi, Selasa (20/10/2026).

Tri memastikan bahwa ajang pertemuan antara pemerintah dan dunia usaha ini—termasuk rangkaian lelang Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL/CSR) yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp1,75 miliar untuk pembangunan—akan digelar secara berkala. Kebijakan ini diharapkan terus membuka kesempatan luas bagi perusahaan lain untuk turut ambil bagian dalam memajukan Kota Bekasi.

“Kami ingin Pemerintah Kota Bekasi tidak hanya hadir ketika pelaku usaha membutuhkan perizinan, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam mendukung pengembangan usaha dan peningkatan investasi,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Bekasi juga kembali mengingatkan para pelaku usaha agar senantiasa memenuhi kewajiban penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini dinilai krusial sebagai instrumen untuk memantau perkembangan kegiatan usaha sekaligus mengukur realisasi investasi di daerah.

Menurut Tri, investasi yang berkualitas tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi semata, melainkan harus mampu memberikan dampak luas yang berkelanjutan bagi masyarakat, baik dari sisi sosial maupun lingkungan melalui kemitraan yang terarah.

Sebagai bentuk apresiasi atas peran strategis dunia usaha, Pemkot Bekasi turut memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan dalam ajang BIG 2026. Penilaian penghargaan ini didasarkan pada beberapa aspek, antara lain:

  • Kepatuhan terhadap ketentuan perizinan berusaha

  • Ketertiban dalam pelaporan LKPM

  • Kerja sama kemitraan dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

  • Partisipasi aktif dalam program TJSL/CSR

Pemerintah berharap apresiasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk semakin tertib menjalankan kewajiban, aktif berkolaborasi dengan pemerintah, serta memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat Kota Bekasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whats-App-Image-2026-10-19-at-09-46-19