BEKASI,KHABARNET — Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melontarkan klaim mengejutkan dengan menyatakan bahwa Iran pernah berupaya membunuh salah satu putranya.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Netanyahu dalam sebuah wawancara telepon dengan koresponden militer Channel 14, Noam Amir, yang disiarkan pada Senin, 24 Agustus 2026.
“Sesuatu yang luar biasa terjadi: Iran menargetkan salah satu anak saya. Iran berusaha membunuh salah satu anak saya,” ujar Netanyahu, seperti dikutip dari laporan media.
BACA JUGA > Dunia di Ambang Kiamat Ekonomi! Iran Mengamuk & Ancam Lumpuhkan Pasokan Minyak Global Jika Negara Ini Ikut-Ikutan Opsi ‘Economic D-Day’ Donald Trump!
Konteks Pengamanan dan Situasi Politik
Klaim ini diungkapkan Netanyahu di tengah pembahasan mengenai pengamanan ketat bagi para pejabat serta figur politik di Israel. Topik keamanan ini mengemuka seiring dengan laporan mengenai badan intelijen domestik Israel, Shin Bet, yang memberikan pengawalan khusus kepada keluarga Netanyahu.
Menurut Netanyahu, perlindungan dan tingkat keamanan yang didapatkan oleh keluarganya bukanlah sebuah bentuk kemewahan, melainkan kebutuhan mendesak mengingat ancaman nyata yang terus mengincar lingkaran terdekatnya.
Selain itu, pernyataan tersebut juga dilontarkan di tengah dinamika politik Israel menjelang pemilihan umum mendatang. Netanyahu menyerukan agar semua pihak dapat menahan diri dan menjaga kondusivitas selama masa kampanye politik berlangsung, mengingat tingginya risiko keamanan di tengah persaingan yang memanas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang Iran maupun perwakilan resminya belum memberikan tanggapan atau komentar resmi terkait klaim serius yang dilontarkan oleh pemimpin Israel tersebut.











