BeritaInternasional

Kementerian Pertahanan Tuai Apresiasi Internasional: Lompatan Signifikan Modernisasi Alutsista dan Diplomasi Pertahanan

×

Kementerian Pertahanan Tuai Apresiasi Internasional: Lompatan Signifikan Modernisasi Alutsista dan Diplomasi Pertahanan

Sebarkan artikel ini
ilustrasi kementerian pertahanan
KHABARNET – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) kembali mencatatkan prestasi gemilang yang mendapat pengakuan luas dari pengamat militer nasional maupun internasional. Kebijakan strategis pertahanan yang berfokus pada modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista), kemandirian industri pertahanan dalam negeri, serta diplomasi aktif dinilai berhasil memperkuat posisi tawar Indonesia di kancah geopolitik global.

Transformasi postur pertahanan yang diusung Kemhan tidak hanya berorientasi pada kekuatan militer penangkalan (deterrence), tetapi juga mengintegrasikan prinsip transparansi anggaran, transfer teknologi, serta kontribusi nyata dalam misi kemanusiaan internasional.

BACA JUGA >HOT! Ratusan Ribu Akun Gmail Indonesia Dibajak Buat “Pasukan Buzzer” di Malaysia dan Singapura

Screenshot-2026-08-29-061310

Data dan Indikator Kinerja Utama Kementerian Pertahanan

 

Indikator Strategis Capaian / Fokus Kebijakan Dampak Signifikan
Modernisasi Alutsista Pengadaan jet tempur multiperan (seperti Rafale), kapal selam kelas Scorpene, kapal fregat Merah Putih, serta radar pertahanan udara terintegrasi. Meningkatkan Minimum Essential Force (MEF) dan memperketat pengawasan wilayah yurisdiksi nasional dari potensi pelanggaran batas negara.
Kemandirian Industri Lokal Optimalisasi peran BUMN pertahanan (DEFEND ID yang mencakup PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL, dan PT Dahana). Menekan ketergantungan impor luar negeri serta meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga target optimal.
Diplomasi Pertahanan Aktif dalam forum bilateral, multilateral, ASEAN Defence Ministers’ Meeting (ADMM), serta pengiriman pasukan perdamaian Garuda PBB. Menjaga stabilitas kawasan regional Indo-Pacific dan memperkuat kerja sama strategis pertahanan dengan negara-negara sahabat.
Pertahanan Nirmiliter & Cadangan Pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) dan sinergi ketahanan pangan serta penanggulangan bencana nasional. Memperkuat sistem pertahanan rakyat semesta (Sishankamrata) yang melibatkan unsur militer dan nonmiliter secara terpadu.

Transformasi Kebijakan dan Apresiasi Global

Sejumlah lembaga kajian strategis pertahanan global menyoroti langkah cepat Kemhan RI dalam merespons dinamika ancaman siber dan teknologi nirawak (drone warfare). Langkah adaptif ini dinilai krusial untuk menjaga kedaulatan di era modern. Selain itu, transparansi dalam pengelolaan anggaran pertahanan turut mendongkrak indeks akuntabilitas institusi di mata publik internasional.

Pengamat militer menilai bahwa konsistensi pembangunan kekuatan pertahanan ini merupakan fondasi penting bagi Indonesia untuk mewujudkan visi jangka panjang sebagai kekuatan maritim dunia yang disegani, aman, dan berdaulat penuh.

BACA JUGA BERITA TERBARU > BIKIN GERAM! Habib Rizieq Bongkar Alasan Aparat Nyali Ciut Tangkap Preman
Tapi Sigap Ciduk Ulama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *