HEBOH! Isu Pembelotan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ke PSI Memanas, DPD Gerindra Langsung Telepon dan Bongkar Respon Tak Terduga Sang Gubernur!
BANDUNG — Panggung politik Jawa Barat mendadak memanas menyusul beredarnya kabar mengejutkan terkait langkah politik Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Mantan Bupati Purwakarta yang kini bernaung di bawah panji Partai Gerindra tersebut mendadak diisukan bakal melakukan manuver besar dengan berpindah haluan ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Sontak saja, isu liar mengenai kepindahan sosok yang memegang jabatan strategis sebagai Dewan Pembina DPP Partai Gerindra ini langsung memicu keriuhan di tengah masyarakat.
Merespons riuhnya isu tersebut, pengurus DPD Partai Gerindra Jawa Barat tidak tinggal diam dan langsung mengonfirmasi hal ini kepada yang bersangkutan secara langsung. Wakil Ketua Gerindra Jawa Barat, Buky Wibawa, mengaku terkejut ketika mendengar isu liar yang tak jelas dari mana muasalnya itu.
Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi: Kaget Tapi Sambil Tertawa
Buky Wibawa membeberkan bahwa dirinya langsung menelepon Dedi Mulyadi untuk mengklarifikasi rumor panas tersebut. Namun, bukannya mendapatkan ketegangan, jawaban dari KDM justru di luar dugaan
“Saya sudah konfirmasi ke KDM, bahkan beliau itu terheran-heran. Tadi saya telepon beliau malah terkaget-kaget tapi sambil senyum-senyum. Maksudnya, dia sendiri tidak ada sama sekali pikiran ke arah sana,” ungkap Buky saat memberikan keterangannya.
Buky menegaskan bahwa posisi Dedi Mulyadi di Partai Gerindra hingga saat ini sangat kukuh dan berintegritas tinggi sebagai jajaran Dewan Pembina DPP Partai Gerindra. Ia menyebut rumor pembelotan tersebut sama sekali tidak beralasan. Bareskrim Tetapkan 72 Tersangka Kasus Pembakaran Hutan dan Lahan
Kerap Turun ke Lapangan Dikaitkan dengan PSI, Gerindra Sebut Asumsi Keliru
Isu kepindahan KDM disinyalir mencuat akibat tingginya intensitas aksi sosial dan kegiatan lapangan yang belakangan ini gencar dilakukan sang Gubernur, termasuk aksinya menyalurkan bantuan kemanusiaan langsung ke daerah bencana. Langkah teknis tanpa canggung ini kemudian dikait-kaitkan oleh pihak tertentu dengan PSI.
Namun, Gerindra Jabar membantah keras anggapan tersebut. Menurut Buky, gaya kepemimpinan KDM memang sejak awal berciri khas aktif di lapangan dan bukan tipikal pemimpin di belakang meja. Aktivitas kemanusiaan tersebut dinilai murni aksi sosial kepemimpinan, sama halnya seperti kepala daerah lain yang memberikan bantuan lintas wilayah.
PSI Buka Suara: “Partai Kami Terbuka”
Di sisi lain, respons dari pihak PSI justru menambah daya tarik isu politik ini. Mantan Ketua DPW PSI Jawa Barat, Marshall Chandra, menyebutkan bahwa hubungan komunikasi antara pihak PSI dan KDM memang terjalin sangat baik sejak masa dukungan di Pilgub Jabar.
Meskipun belum membenarkan adanya rencana kepindahan resmi, PSI menegaskan bahwa pintu partai mereka selalu terbuka lebar untuk figur manapun yang ingin bergabung, termasuk Dedi Mulyadi. Hingga saat ini, Dedi Mulyadi dipastikan masih menjadi kader murni dan petinggi di Partai Gerindra, sekaligus meredam simpang siur isu kepindahannya yang sempat menghebohkan publik.











