Nasional

Alasan Kemenhaj Minta Jemaah Umrah Hindari Transit Singapura dan Malaysia

×

Alasan Kemenhaj Minta Jemaah Umrah Hindari Transit Singapura dan Malaysia

Sebarkan artikel ini

JAKARTA,Khabarnet.com – Kebijakan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang mengimbau jemaah umrah untuk menggunakan penerbangan langsung (direct flight) ke Arab Saudi menyita perhatian media asing. Media asal Malaysia, Free Malaysia Today, menyoroti langkah tersebut karena dinilai berpotensi mengalihkan puluhan ribu penumpang transit dari hub penerbangan seperti Malaysia dan Singapura.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan imbauan agar jemaah umrah asal Indonesia memprioritaskan penerbangan langsung menggunakan maskapai nasional menuju Jeddah atau Madinah, alih-alih menggunakan rute transit dengan maskapai asing.

Screenshot-2026-08-29-061310

“Kami sebagai pihak yang mengelola haji dan umrah mengimbau jemaah memilih maskapai direct, bukan penerbangan transit. Lebih aman bisa direct ke Jeddah atau Madinah,” ujar Dahnil di Jakarta.

Menurut Kemenhaj, selain pertimbangan keamanan dan kenyamanan perjalanan di tengah situasi kawasan Timur Tengah, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi untuk mendorong pertumbuhan perekonomian nasional.

Sebagai negara dengan jumlah jemaah umrah terbesar di dunia mencapai sekitar dua juta jemaah setiap tahunnya pemerintah mencatat setidaknya ada 70.000 jemaah yang selama ini menggunakan opsi penerbangan transit melalui Kuala Lumpur maupun Singapura.

Guna mendukung imbauan tersebut, Kemenhaj juga menekankan pentingnya kesiapan dari maskapai nasional, khususnya Garuda Indonesia dan Lion Air Group, untuk membenahi dan meningkatkan kualitas layanan. Maskapai dalam negeri diharapkan dapat menawarkan harga kompetitif sehingga mampu bersaing dengan maskapai asing serta merebut kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, pihak Kementerian Haji dan Umrah memastikan bahwa hingga saat ini operasional dan penyelenggaraan ibadah umrah bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi tetap berjalan aman dan normal dengan koordinasi intensif bersama Kementerian Luar Negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whats-App-Image-2026-10-19-at-09-46-19