JAKARTA,KHABARNET – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menilai ajang Jakarta Running Festival (JRF) layak untuk dijadikan contoh (role model) bagi penyelenggaraan perlombaan lari di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini disampaikannya menyusul suksesnya pelaksanaan ajang tersebut yang berlangsung tertib serta memberikan pengalaman yang berkesan bagi para peserta.
“Menurut saya ini bisa menjadi role model maraton ataupun half marathon, maupun 10K, 5K yang ada di Indonesia,” ujar Pramono saat melakukan pelepasan bendera (flag off) di Jakarta, Minggu.
Pramono mengungkapkan bahwa JRF mendapatkan respons yang sangat positif, baik dari para pelari maupun masyarakat yang turut menyaksikan jalannya lomba di sepanjang rute. Ia bahkan mengapresiasi dukungan luar biasa dari para penonton atau cheering squad yang tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada para peserta di sepanjang jalan.
“Yang luar biasa, cheering-nya itu sepanjang jalan enggak berhenti-berhenti,” tambahnya.
Dukungan penuh dari warga tersebut diakuinya menjadi salah satu motivasi yang membuatnya menikmati jalannya perlombaan, meskipun harus berjuang menyelesaikan kategori 10 kilometer (km). Pramono sendiri berhasil merampungkan jarak tersebut dengan catatan waktu satu jam 49 menit.
Selain menyoroti kemeriahan acara, Pramono juga memantau kondisi kualitas udara di Jakarta selama kegiatan berlangsung. Ia mencatat bahwa angka indeks kualitas udara berada di kisaran 65–66 saat flag-off maraton dimulai, dan berada di sekitar angka 81 ketika kategori 10K dilepas.
Melalui kesuksesan perhelatan JRF ini, Pemprov DKI Jakarta berharap standar ketertiban, manajemen rute, dan pengalaman peserta yang dihadirkan dapat diadopsi oleh kota-kota lain dalam menyelenggarakan ajang olahraga serupa di masa mendatang.












