NasionalBeritaPolitik

BEM UI Pastikan Turun ke Jalan Besok, Polisi Ajak Massa Aksi Jaga Ketertiban Umum

×

BEM UI Pastikan Turun ke Jalan Besok, Polisi Ajak Massa Aksi Jaga Ketertiban Umum

Sebarkan artikel ini

JAKARTA,KHABARNET – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai kampus serta koalisi masyarakat sipil dipastikan menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta, Selasa (20/10/2026). Aksi ini bertepatan dengan momentum dua tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ketua BEM UI, Yatalathof Imawan, mengonfirmasi rencana demonstrasi tersebut. Menurutnya, aksi unjuk rasa ini digelar sebagai bentuk kritik serta evaluasi terhadap kondisi bangsa di bawah dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran. Berdasarkan rencana, massa aksi akan berpusat di dua titik di Jakarta Pusat, yakni kawasan Tugu Tani di Jalan Raya Kebon Sirih serta Tugu Proklamasi di Menteng.

Screenshot-2026-08-29-061310

“Benar, BEM UI akan turun aksi besok. Pasti akan bersama dengan universitas lain dan koalisi masyarakat sipil lainnya juga,” ujar Athof saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2026).

Menanggapi rencana aksi unjuk rasa tersebut, pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya turut mengambil langkah antisipatif dengan mengeluarkan sejumlah imbauan kepada publik dan peserta aksi. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan ruang publik secara bersama-sama.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyampaian aspirasi atau pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional warga negara yang wajib dihormati. Namun demikian, pelaksanaannya juga harus tetap mempertimbangkan hak-hak masyarakat luas yang sedang beraktivitas, seperti bekerja, bersekolah, dan menjalankan rutinitas harian lainnya.

“Ruang publik adalah milik kita bersama. Ada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, ada pula yang bekerja, bersekolah, dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Semua memiliki hak yang perlu kita hormati,” kata Budi Hermanto.

Dalam pengamanan aksi esok hari, Polda Metro Jaya menyatakan akan mengedepankan pendekatan dialogis, persuasif, serta humanis. Selain itu, rekayasa dan pengaturan arus lalu lintas akan diberlakukan secara situasional guna memastikan keselamatan serta kelancaran mobilitas warga.

Polda Metro Jaya juga mengimbau seluruh pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat umum, agar senantiasa menghindari tindakan kekerasan, menghormati hak sesama warga, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau berita yang belum terverifikasi kebenarannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whats-App-Image-2026-10-19-at-09-46-19