JAKARTA,KHABARNET— Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali mengintai berbagai wilayah di Indonesia. Merespons situasi kritis ini, Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak tinggal diam dan langsung mengambil langkah tegas dengan menerjunkan pasukan khusus bernama Tim Alpha.
Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 442 personel berkeahlian khusus yang tergabung dalam Tim Alpha disiagakan penuh. Mereka disebar ke berbagai titik rawan di tanah air untuk melakukan pemantauan ketat, patroli titik api (hotspot), hingga aksi pemadaman langsung di wilayah terdampak.
Pergerakan serentak pasukan ini terlihat di berbagai daerah. Di Lampung, Tim Alpha menerjunkan teknologi drone canggih untuk menyisir kawasan Taman Nasional Way Kambas guna mendeteksi keberadaan titik api tersembunyi. Sementara itu, tim darat bergerak menelusuri wilayah Desa Tebang Kacang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Tak hanya di darat dan udara lewat pemantauan drone, kesiapan tempur melawan api juga dimaksimalkan di wilayah Sumatera dan Kalimantan lainnya:
-
Pekanbaru: Personel melakukan pengecekan serta uji coba mesin dan parasut paramotor untuk aksi pemantauan udara jarak dekat.
-
Palembang, Balikpapan, & Palangkaraya: Pasukan menggelar latihan dan pengecekan intensif sarana fast rope (teknik turun cepat dari helikopter) guna memastikan para prajurit bisa diterjunkan secara cepat di lokasi kebakaran yang sulit dijangkau jalur darat.
Pengerahan Tim Alpha berskala besar ini merupakan bukti komitmen kuat TNI dalam merespons cepat ancaman Karhutla yang berpotensi merusak ekosistem dan mengganggu aktivitas masyarakat. TNI memastikan seluruh personel dan alutsista pendukung berada dalam kondisi siap tempur demi menjaga hutan Indonesia dari laupan si jago merah.













