Di balik antusiasme warga yang memadati Tempat Pemungutan Suara (TPS), aparat keamanan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi memperketat pengamanan ekstra menyusul adanya pemetaan kerawanan wilayah.
Pemetaan TPS: 9 Masuk Kategori “Sangat Rawan”
Berdasarkan data dari jajaran kepolisian, total ada ribuan TPS yang disiapkan untuk mengalirkan hak suara warga. Dari jumlah tersebut, pihak kepolisian memetakan tingkat kerawanan guna mengantisipasi potensi gesekan antarpendukung:
-
3.107 TPS masuk dalam kategori aman.
-
112 TPS masuk dalam kategori rawan.
-
9 TPS masuk dalam kategori sangat rawan.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo, mengungkapkan bahwa sembilan TPS yang masuk dalam zona merah atau sangat rawan tersebut tersebar di dua titik kecamatan, yakni 3 TPS di Tambun Selatan dan 6 TPS di Cikarang Utara.
“Potensi kerawanan ini dinamis. Kami menyesuaikan dengan situasi di lapangan untuk mencegah sekecil apa pun potensi gesekan,” ujar Kombes Pol Andi Oddang.
Pengamanan Berlapis dan Uji Coba E-Digital
Selain pengamanan konvensional, Pilkades serentak edisi kali ini juga menghadirkan warna baru. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi mulai memberlakukan uji coba sistem pemungutan suara berbasis digital atau e-digital (secara offline) di beberapa titik percontohan per desa, mengambil contoh dari suksesnya penerapan di daerah lain seperti Indramayu.
Imbauan Kondusifitas
Bagaimana pantauan jalannya pencoblosan Pilkades di wilayah tempat tinggal Anda hari ini?












