Internasional

Kekalahan Partai Republik di Pemilu Sela: JD Vance Tuduh Perang Iran Jadi Penyebab Utama

×

Kekalahan Partai Republik di Pemilu Sela: JD Vance Tuduh Perang Iran Jadi Penyebab Utama

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Khabarnet.com – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), JD Vance, secara terbuka menyebut keterlibatan AS dalam perang melawan Iran sebagai pemicu utama kekalahan Partai Republik pada pemilihan paruh waktu (pemilu sela) AS. Menurutnya, konflik tersebut telah memberikan dampak buruk yang besar bagi posisi politik partainya.

Melalui unggahan di media sosial X pada Rabu (5/11), Vance mengungkapkan bahwa akar masalah kekalahan Partai Republik sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Ia merujuk pada perang Iran yang diinisiasi oleh Presiden Donald Trump bersama Israel sejak Februari lalu.

Screenshot-2026-08-29-061310

“Alasan sebenarnya kita kalah sudah jelas bagi hampir semua orang. Alasan kita kalah adalah perang. Presiden sendiri mengatakan demikian tadi malam,” tulis Vance, sebagaimana dikutip dari The Guardian.

Vance juga menyoroti kerugian politik yang harus ditanggung Partai Republik, salah satunya adalah kehilangan kendali atas Senat untuk jangka waktu yang cukup panjang.

“Jika Anda ingin berpendapat bahwa itu sepadan, bahwa kehilangan Senat selama 6 tahun ke depan itu sepadan, maka lakukanlah. Berargumen lah bahwa itu adalah harga yang pantas dibayar,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa setiap diskusi mengenai langkah politik Partai Republik ke depan harus dimulai dari pengakuan jujur atas dampak perang tersebut.

Pernyataan Vance ini dinilai sebagai bagian dari upayanya untuk memberi jarak antara dirinya dan kebijakan konflik tersebut, mengingat Vance sebelumnya bertindak sebagai perwakilan pemerintah untuk membuka jalur negosiasi dengan Teheran serta memiliki keraguan terhadap perang yang belum usai itu. Langkah ini juga dipandang berkaitan dengan potensi pencalonan dirinya menuju Gedung Putih pada 2028.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump juga mengonfirmasi bahwa isu perang Iran memengaruhi hasil pemilu sela. Dalam wawancara telepon bersama Wall Street Journal pada Selasa (4/11), Trump mengakui bahwa Iran merupakan salah satu faktor kekalahan partainya. Meski demikian, Trump menegaskan tidak menyesali keputusan tersebut.

“Saya tidak memikirkannya. Saya melakukan hal yang benar. Saya akan melakukannya lagi,” ujar Trump.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bibit-Saham-Blog-HEADER