JAKARTA.KHABARNET — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akhirnya blak-blakan membeberkan alasan mendasar mengapa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diletakkan sebagai salah satu skala prioritas utama dalam arah pembangunan nasional. Niat Hati Cari Sehat, 100 Pelajar SD hingga SMA di Nganjuk Malah Tumbang Massal Usai Lahap Menu Makan gizi gratis
Di balik megahnya proyek-proyek infrastruktur, Kepala Negara menegaskan bahwa tolok ukur keberhasilan pembangunan yang sesungguhnya harus dilihat dari hal yang paling fundamental di dalam rumah tangga rakyat.
Menurut Presiden Prabowo, arah dan hasil pembangunan tidak boleh hanya dihitung dari angka-angka makroekonomi semata. Lebih dari itu, kemajuan bangsa harus diukur secara nyata langsung dari kondisi riil di tingkat akar rumput.
“Pembangunan harus diukur dari kondisi meja makan,” tegas Prabowo.
Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen pemerintah bahwa, melalui Program MBG, negara hadir untuk memastikan setiap keluarga, terutama anak-anak dan kelompok rentan, mendapatkan jaminan gizi yang layak sebagai fondasi masa depan bangsa.
Lebih lanjut, mantan Menteri Pertahanan ini menjelaskan bahwa esensi dari “pembangunan untuk kepentingan rakyat” adalah bagaimana mengelola kekayaan serta sumber daya nasional dengan transparan, memberantas korupsi secara tegas, serta berani berinvestasi pada kebutuhan jangka panjang demi kebaikan sebesar-besarnya bagi masyarakat luas.
Langkah strategis lewat program prioritas nasional ini diharapkan mampu menjadi jawaban konkrit dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, dimulai dari pemenuhan piring makan setiap anak bangsa di berbagai penjuru nusantara.
BACA JUGA > Kenalan Lewat Medsos, Siswi SMA Jaktim Hilang 3 Hari Ditemukan Linglung di Cikarang











