NasionalBerita

Dinamika Sekolah Rakyat Meningkat, Mensos Minta Tata Kelola Ditingkatkan

×

Dinamika Sekolah Rakyat Meningkat, Mensos Minta Tata Kelola Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA,KHABARNET – Setelah berjalan lebih dari satu tahun, penyelenggaraan program Sekolah Rakyat menghadapi berbagai dinamika dan tantangan di lapangan. Keberagaman latar belakang siswa hingga kompleksitas sistem pendidikan berbasis asrama menjadi perhatian utama Kementerian Sosial (Kemensos).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan perlunya konsolidasi, penguatan tata kelola, serta pemantauan dan evaluasi berkelanjutan agar penyelenggaraan program pendidikan ini berjalan optimal.

Screenshot-2026-08-29-061310

“Saya hari ini sekali lagi bertemu dengan seluruh kepala sekolah rakyat yang datang dari berbagai daerah untuk melakukan konsolidasi,” ujar Gus Ipul usai menghadiri kegiatan Penguatan Kapasitas Manajerial Kepala Sekolah dalam Penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Swiss-Belhotel Waterfront Makassar, Selasa (27/10/2026).

Gus Ipul menyampaikan bahwa sebagian besar siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga rentan yang membawa luka sosial, pernah menjadi korban kekerasan, hingga menghadapi persoalan mental. Oleh karena itu, pendekatan pendidikan yang diterapkan harus dilakukan dengan penuh empati dan rasa hormat.

“Banyak masalah, banyak dinamika, yang ini terus berusaha kita dekati dengan cara yang baik, dengan cara yang sesuai prosedur, mengikuti norma, tetapi juga menghormati dan menghargai siswa-siswa itu sebagai manusia,” kata Gus Ipul.

Untuk mengatasi persoalan ini, setiap calon siswa diawali dengan proses pemeriksaan kesehatan dan rehabilitasi di sentra-sentra Kemensos sebelum memasuki proses belajar-mengajar. Saat ini, Sekolah Rakyat telah tersebar di 182 titik di seluruh Indonesia yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menambahkan pentingnya penyamaan persepsi antara pihak sekolah dan orang tua murid untuk meminimalisasi kendala di lapangan. Menurutnya, fokus utama Sekolah Rakyat adalah menggabungkan pendidikan formal dan pembentukan karakter demi memutus mata rantai kemiskinan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemensos M. Hasan Chabibie menekankan pentingnya pendekatan personalized learning, pelatihan vokasi, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi/politeknik di seluruh Indonesia untuk mendukung hilirisasi dan masa depan lulusan Sekolah Rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Whats-App-Image-2026-10-19-at-09-46-19