BeritaNasional

Tanpa Paksaan, Kesadaran Tinggi Pedagang Pasar Kiaracondong Dukung Penataan Kawasan Kota Bandung

×

Tanpa Paksaan, Kesadaran Tinggi Pedagang Pasar Kiaracondong Dukung Penataan Kawasan Kota Bandung

Sebarkan artikel ini
Foto : jabarprov.go.id

BANDUNG,KHABARNET – Sebanyak puluhan pedagang di kawasan Pasar Kiaracondong, tepatnya di bawah flyover Jalan Ibrahim Adjie, Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, menunjukkan kesadaran tinggi dengan membongkar bangunan secara mandiri pada Senin (12/10/2026). Pembongkaran ini mencakup area di sepanjang Jalan Stasiun Lama hingga Jalan PSM sebagai bagian dari program penataan kawasan perkotaan.

Camat Kiaracondong, Mochamad Arief Budiman, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kesadaran para pedagang, koordinator, pengurus lingkungan, serta tokoh masyarakat yang bersedia mendukung penataan tanpa harus melalui pembongkaran paksa.

Screenshot-2026-08-29-061310

Menurut Arief, langkah penertiban ini sebenarnya telah melalui serangkaian tahapan prosedural, mulai dari pemberian surat peringatan pertama, kedua, hingga ketiga oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Namun, berkat komunikasi dan koordinasi yang intensif antara pemerintah kewilayahan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), dan para pedagang, akhirnya tercapai kesepakatan untuk melakukan pembongkaran secara sukarela.

“Hal yang perlu diapresiasi adalah inisiatif dan kesadaran warga serta para pedagang untuk membongkar secara mandiri. Dengan demikian, pemerintah dapat melaksanakan penataan ini secara kondusif,” ujar Arief.

Ia menyebutkan bahwa terdapat sekitar 77 bangunan yang masuk dalam rencana pembongkaran mandiri di kawasan tersebut. Pendekatan humanis yang dikedepankan dinilai sangat efektif agar proses penertiban berjalan lancar tanpa mengabaikan kondisi sosial para pedagang.

Lanjutan Penataan: Normalisasi Drainase dan Pengawasan PKL Setelah proses pembongkaran rampung, Pemerintah Kota Bandung berencana melanjutkan penataan melalui pembersihan kawasan serta perbaikan drainase. Saluran air di lokasi tersebut diketahui sudah lama tidak berfungsi secara optimal akibat terhalang oleh bangunan liar dan aktivitas perdagangan. Pengerukan drainase akan dilakukan secara bertahap guna mengembalikan fungsi saluran air serta meningkatkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar.

Selain itu, penataan juga akan menyasar aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pasar tumpah yang berpotensi menghambat arus lalu lintas. Pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk merumuskan solusi terbaik bagi para pedagang agar tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sambutan Positif dari Perwakilan Pedagang dan Warga Langkah penataan ini disambut positif oleh Koordinator PKL Kelurahan Kebon Jayanti, Asep Satibi. Ia mengungkapkan bahwa para pedagang telah lama mendambakan kawasan tersebut dibersihkan dan ditata dengan baik.

“Kami sebagai pengurus sangat antusias karena sudah beberapa tahun kawasan ini ingin dibersihkan dan ditata. Alhamdulillah, setelah berkoordinasi dengan Pak Camat dan pihak lainnya, para pedagang juga mendukung, bahkan membongkar bangunannya sendiri,” kata Asep.

Senada dengan Asep, Ketua RW 01 Kelurahan Kebon Jayanti, Jajat Sudrajat, menyatakan bahwa proses pembongkaran mandiri berjalan aman dan kondusif berkat komunikasi yang baik antara pengurus lingkungan dan warga. Selepas pembongkaran ini, pihak lingkungan bersama petugas terkait akan langsung bergotong-royong membersihkan sisa material serta melakukan pengerukan drainase hingga tuntas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Promosi Trading Exness