Berita

Pilot Banting Setir Sebelum Pesawat Latih Meledak di Blora

×

Pilot Banting Setir Sebelum Pesawat Latih Meledak di Blora

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Pesawat latih terjatuh

BLORA,KHABARNET – Suasana tenang di area persawahan Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mendadak gempar pada Minggu (6/9/2026) siang. Sebuah pesawat latih jenis Aerosport Sky Ranger mendadak jatuh nyungsep dan meledak usai mengalami gangguan mesin (trouble) di udara.

Dua awak pesawat, yakni Pilot Dhoni Vasmin (39) dan Co-pilot Ignatius Andreas (31), secara ajaib berhasil lolos dari maut tepat beberapa saat sebelum si “burung besi” hangus dilalap si jago merah.

Screenshot-2026-08-29-061310

Meluncur dari Udara Tanpa Suara Mesin

Kejadian berawal saat pesawat latih milik Lanud Abdulrachman Saleh Malang tersebut sedang melakukan penerbangan rute Pangandaran menuju Malang. Namun, saat berada di atas wilayah Blora sekitar pukul 13.00 WIB, mesin pesawat dilaporkan mendadak mati total.

Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Handoko, menceritakan detik-detik mengerikan saat pesawat capung tersebut meluncur deras dari angkasa.

“Awal mulanya saya habis dari kandang, nengok kok ada pesawat jatuh tapi mesinnya sudah mati dari atas,” ungkap Handoko saat ditemui di lokasi.

Melihat kondisi darurat, sang pilot dengan cekatan mencoba melakukan pendaratan darurat di area persawahan yang tengah ditanami tembakau. Pesawat sempat oleng dan hendak menabrak pepohonan sebelum akhirnya berhasil dibanting ke arah kanan.

“Ada dua orang di dalam. Mau nancap di atas pohon jati, terus dibanting kanan langsung nyungsep. Sayap kanannya langsung terbakar, tapi pilotnya cepat keluar,” tambah Handoko.

Meledak Usai Awak Pesawat Keluar

Tak berselang lama setelah awak pesawat berhasil merangkak keluar menyelamatkan diri, pesawat tersebut meledak di tengah ladang warga.

“Meledak pas habis terbakar itu. Meledak kecil seperti mercon,” jelas saksi.

Operator Datin BPBD Kabupaten Blora, Agung Tri, membenarkan insiden pendaratan darurat yang berujung terbakarnya pesawat latih tersebut. Pihaknya memastikan bahwa seluruh awak pesawat selamat dan langsung mendapatkan perawatan medis.

“Kedua korban dalam kondisi selamat dan saat ini masih dirawat di Puskesmas Ngawen,” ujar Agung Tri dalam keterangan tertulisnya.

Hingga saat ini, lokasi jatuhnya pesawat masih menjadi perhatian warga sekitar sembari menunggu proses evakuasi bangkai pesawat dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kerusakan mesin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *