NasionalBerita

Kebakaran Maut di Penjaringan Hanguskan 150 Rumah, Nenek dan Cucu Tewas

×

Kebakaran Maut di Penjaringan Hanguskan 150 Rumah, Nenek dan Cucu Tewas

Sebarkan artikel ini

JAKARTA,KHABARNET – Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Kertajaya IV, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa (13/10/2026). Insiden maut ini menghanguskan sekitar 150 rumah dan menyebabkan dua orang warga meninggal dunia.

Menurut keterangan warga sekitar, api mulai muncul sekitar pukul 13.00 WIB di tengah cuaca yang terik. Tiupan angin yang kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan-bangunan lain di sekitarnya.

Screenshot-2026-08-29-061310

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) mengerahkan kekuatan besar yang terdiri atas 27 unit mobil pompa dan 135 personel ke lokasi kejadian. Berkat upaya intensif petugas, api akhirnya berhasil dikendalikan dan seluruh proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 16.20 WIB.

Namun, musibah ini meninggalkan duka mendalam. Dua orang korban jiwa tercatat merupakan seorang nenek dan cucunya, yakni Wulan dan Muhammad Nabil. Berdasarkan informasi warga, rumah kedua korban terletak tepat di belakang titik awal kebakaran. Jenazah keduanya telah dimakamkan pada Rabu pagi (14/10/2026).

Selain korban meninggal dunia, seorang Ketua RT setempat bernama Oki/RT 017 mengalami luka bakar pada bagian tangan, kaki, dan sebagian wajah akibat berupaya menghadapi amuk api. Korban luka saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Atmajaya dan dijadwalkan menjalani operasi plastik kecil.

Kebakaran ini berdampak pada sekitar 500 jiwa dari 150 rumah yang terbakar. Para warga kini harus mengungsi ke dua titik posko sementara, yakni di Musala Nurul Hidayah dan Musala Rohimahullah di Gang 3, dekat pos RW.

Hingga kini, para pengungsi sangat membutuhkan bantuan mendesak berupa bahan makanan, popok bayi, susu, serta perlengkapan sekolah anak. Di sisi lain, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, dengan dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang bermula dari bangunan kosong berbahan triplek di belakang permukiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Promosi Trading Exness