JAYAPURA,KHABARNET Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua mencatat angka temuan kasus positif malaria yang cukup tinggi di wilayahnya. Sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, tercatat sebanyak 1.102.956 kasus positif malaria yang ditemukan di tengah masyarakat.
Temuan jutaan kasus ini didapatkan dari target pemeriksaan massal yang telah menjangkau sebanyak 2.379.128 orang di Provinsi Papua. Angka ini mencerminkan masifnya upaya skrining atau deteksi dini yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di lapangan guna memetakan dan menekan laju penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles tersebut.
Menyikapi temuan kasus yang menembus angka jutaan ini, Dinas Kesehatan Provinsi Papua mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan secara kolektif. Kewaspadaan tersebut dapat diwujudkan melalui tiga langkah utama, yaitu:
-
Melakukan pemeriksaan dini secara mandiri ke fasilitas kesehatan terdekat jika merasakan gejala awal malaria.
-
Menjaga kepatuhan minum obat bagi pasien yang tengah menjalani masa pengobatan agar sembuh total dan mencegah resistensi.
-
Menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal guna memutus rantai perkembangbiakan nyamuk pembawa parasit malaria.
Pemerintah daerah berharap keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta kedisiplinan dalam berobat dapat menekan angka penyebaran malaria secara signifikan pada sisa tahun 2026 ini.












