NasionalBerita

Instruksi Mendadak Istana! Prabowo Telepon Menko Zulhas, Ribuan Kopdes Wajib Tempur Besok

×

Instruksi Mendadak Istana! Prabowo Telepon Menko Zulhas, Ribuan Kopdes Wajib Tempur Besok

Sebarkan artikel ini
Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) didampingi Mendag Budi Santoso, Gubernur Jateng Ahmad Lutfi saat meninjau KDKMP Menuran, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (13/10/2026)

JAKARTA,KHABARNET – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan momen krusial saat dirinya menerima telepon langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebanyak dua kali dalam sehari. Telepon dari orang nomor satu di Indonesia tersebut bukan tanpa alasan, melainkan instruksi tegas agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat segera beroperasi secara serentak mulai esok hari, Kamis (15/10/2026).

Arahan krusial tersebut disampaikan Zulhas di hadapan Direktur Utama PT Agrinas Joao Angelo De Sousa Mota serta jajaran terkait dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang digelar di kantornya di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Screenshot-2026-08-29-061310

“Saya dan Pak Joao ini dapat arahan langsung, bahkan saya kemarin juga Pak Presiden telepon lagi dua kali, arahan langsung untuk bersama-sama tanggal 15 berarti besok [beroperasi serentak],” ujar Zulhas dengan nada penekanan.

Instruksi Pemantauan Ketat Selama 8 Hari

Menindaklanjuti perintah mendadak dari kepala negara, Zulhas tidak mau main-main. Ia langsung menginstruksikan seluruh kementerian terkait, para gubernur, bupati, wali kota, Pangdam, hingga pimpinan Angkatan Darat untuk turun tangan secara aktif melakukan pemantauan rutin di lapangan selama delapan hari ke depan.

Menurut Zulhas, pengawasan ini sangat penting untuk memastikan seluruh operasional KDKMP berjalan lancar tanpa kendala berarti. Para pejabat daerah dan aparat diminta mengecek langsung kesiapan di lapangan, mulai dari kinerja manajer koperasi, ketersediaan pupuk, hingga fasilitas layanan keuangan seperti BRIlink atau BNI Agen.

“Memantau langsung, satu hari bisa 10 (Kopdes). Paling sejam, dua jam kelar kan? 10 titik,” kata Zulhas memberikan ilustrasi efisiensi pengawasan.

Target Rapih pada 20 Oktober 2026

Langkah monitoring maraton ini dirancang agar ribuan titik koperasi bisa diverifikasi kondisinya secara menyeluruh. Pemerintah menargetkan dalam waktu dekat seluruh masalah operasional di lapangan sudah dapat diselesaikan.

“Jadi selama delapan hari, sehingga diharapkan 15.000 bisa dicek semuanya. Nah, setelah itu nanti setelah 8 hari kita akan rapat lagi. Kita evaluasi lagi. Ya, pendek kata, 20 Oktober ini harus rapih,” tegas mantan Menteri Perdagangan tersebut.

Setelah tahapan tersebut, pemerintah dijadwalkan akan kembali melakukan evaluasi besar-besaran pada 25 Oktober 2026 terhadap seluruh KDKMP yang telah resmi beroperasi.

Zulhas menegaskan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini menjadi perhatian utama (concern) dari Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, pengawasan yang ketat dan koordinasi yang solid antar-instansi mutlak diperlukan agar target kerakyatan ini tidak jalan di tempat.

“Ini menjadi concern Bapak Presiden sehingga kita juga selalu dimonitor, ditanya, ditelepon, dan saya harap ini bisa kita selesaikan di sini rapatnya. Karena kalau enggak, enggak beres,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Promosi Trading Exness