KHABARNET – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat tajam setelah kelompok militer Houthi melancarkan gempuran terhadap fasilitas minyak strategis di Riyadh, Arab Saudi.
Berdasarkan laporan yang dirilis dari kantor berita internasional AFP dan Reuters melalui CNN Indonesia, serangan tersebut dilancarkan oleh kelompok milisi Houthi dengan menggunakan kombinasi senjata berupa rudal balistik serta pesawat nirawak (drone).
Serangan ini menjadi bagian dari rangkaian eskalasi konflik terbuka yang terus membara antara kubu Houthi dan pihak Arab Saudi, yang sebelumnya juga diwarnai dengan ketegangan perebutan jalur maritim strategis serta bentrokan di kawasan perbatasan dan Yaman.
Hingga kini, situasi keamanan di sekitar kawasan fasilitas energi yang menjadi target sasaran terus dipantau secara ketat di tengah memanasnya dinamika geopolitik regional.












